Kamis, 07 April 2011

masa lalu...

                                                                                                                       Masa lalu....
Ya...masa lalu bagiku sepertinya memang harus menjdi msa lalu saja...
Cukup menjadi kenangan saja
tak perlu diungkit, tak perlu diingat lagi dan harus dikubur sedalam-dalamnya...
Walau rasanya tdk semudah yg dibyangkan
karena selamanya tdk akan mungkin seperti dulu lagi...
Keaadaannya tlah berbeda...
Dan hidup tak bisa seperti ini terus
hidup harus terus berjalan....ya...life must go on kata orang bule....
Dan kini saatnya berubah....lupakan masa lalu dan mulai hal yg baru lagi dalam hidup...

sebuah tanya...........(Soe Hok Gie: Catatan Seorang Demonstran. LP3ES)

Ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke Mekah.

Ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di Miraza.

Tapi, aku ingin habiskan waktuku di sisimu, sayangku.

Bicara tentang anjing-anjing kita yang nakal dan lucu

Atau tentang bunga-bunga yang manis di lembah Mendalawangi.

Ada serdadu-serdadu Amerika yang mati kena bom di Danang.

Ada bayi-bayi yang mati lapar di Biafra.

Tapi aku ingin mati di sisimu, manisku.

Setelah kita bosan hidup dan terus bertanya-tanya.

Tentang tujuan hidup yang tak satu setan pun tahu.

Mari sini, sayangku.

Kalian yang pernah mesra, yang pernah baik dan simpati padaku.

Tegaklah ke langit luas atau awan yang mendung.

Kita tak pernah menanamkan apa-apa,

kita takkan pernah kehilangan apa-apa.


Note:
15 Desember 1969, Soe Hok Gie bersama kawan-kawannya Herman Lantang, Abdul Rahman, Idhan Lubis, Aristides Katoppo, Rudy Badil, Freddy Lasut, Anton Wiyana berangkat menuju Puncak Semeru melalui kawasan Tengger. Soe Hok Gie ingin bisa merayakan ulang tahunnya yang ke 27 di atap tertinggi Pulau Jawa tersebut. Tanggal 16 Desember, di tengah angin kencang di ketinggian 3.676 meter (dari atas permukaan laut), Hok Gie, Idhan, Rahman terserang gas beracun. Hok Gie dan Idhan berada dalam posisi yang tidak menguntungkan dan nyawa mereka tidak sempat tertolong.
Bagi Soe Hok Gie, gunung adalah tempat untuk menguji kepribadian dan keteguhan hati seseorang. Ia juga mengatakan: “Hanya di puncak gunung aku merasa bersih.” Tapi lebih dari itu, kecintaannya pada alam adalah bagian penting dari kejiwaan cinta-Tanah Airnya.

Rabu, 06 April 2011

pernah aku...

pernah aku merasakan getar itu di hati
pernah aku mengharapkan dia berada disisiku
pernah aku menginginkan dia mengisi hari-hariku
pernah dia hadir dalam mimpi-mimpiku
namun tak pernah sekalipun dia tahu akan inginku ini
karena tak pernah ada kata terucap di bibir
karena tak pernah ada hati yang saling menyatu
Namun waktupun menyadarkanku bahwa itu semua
hanya khayalanku saja
hanya ilusi saja

Minggu, 03 April 2011

KEBERSAMAAN KITA

Kita berdiri bersama melawan badai
Dalam dekapan dan rangkulan hangat
Kau tegarkan jiwa saat sendu
Kau besarkan hati kala terpuruk
Dalam kebersamaan kita, Bertahan dalam satu musim
Kau hitam aku hitam, Aku putih kau putih
Semua pedihmu adalah pedihku, Semua resahmu adalah resahku
Semua bahagiamu adalah bahagiaku
Berjalan beriring dibawah bintang kemenangan
Demi satu janji yang tak ingkari
Gemericik air seuntai nada
Mengalir dari ucapan dan tingkah kita
Mimpi-mimpi kita tentang masa depan
Telah terpancar di benak
Bersama meraih angan
Berjuta mimpi dan harap tuk satu tujuan
Bila kita tua nanti, kuingin kau ingat akan hari ini
Saat canda, tawa dan tangisan
Beradu di dalam sebuah surga kecil nan indah
 Yang kita cipta yang tak akan pernah lekang oleh waktu dan usia
Bulukumba, 2007

Sabtu, 02 April 2011

28 maret

waahhhh...ga terasa dah lama banget ga' pernah share tulisan ke blog ini lagi. maklum lagi sibuk...(hmm sibuk tidur maksudnya..hehhe). lagian belum dapat ilham buat corat coret di blogku ini. lebih sering corat coret di pacebook...heheheh. eh btw aku mw ucapin selamat hari lahir untuk diriku sendiri...hehheh*narsis abis*

yuupp...hari ini usiaku genap 22 tahun...wahhh, udah tua banget ya??!! hehheh...udah mikul kepla 2, double 2 lagi...ehheh!! hmmm...umur 22 bagiku adalah umur yang bisa dibilang sudah dewasa...ya walaupun pada kenyataannya diriku masih saja kekanak-kanakan..hehe*curcol*. seiring bertambahnya umurku tentu semakin banyak harapan yang aku rancang dalam otakku, dan aku berharap suatu saat nanti harapan2ku akan terwujud satu persatu...amiennnn!! aku juga mau ucapin beribu-ribu bahkan berjuta rasa terima kasihku untuk penciptaku yang maha sempurna Allah SWT yag masih memberikan aku kepercayaan untuk tetap bisa menghirup udara kehidupan sampai di usiaku yang ke 22 ini dan untuk semua orang-orang yang sanyang dan perhatian padaku....kamsahamnida untuk semua ucapan dan doanya. semoga harapan dan doa kalian untukku dikabulkan oleh ALLAH SWT....amiennn!! and the last...selamat datang usia 22, semoga banyak hal yang bermanfaat yang bisa saya berikan di usia ini hingga nantinya beranjak ke usia 23 tahun depan...hope so...Hwaiting!!!

nb: oppa2ku di super junior juga ternyata memberiakn ucapan selamat padaku...walau hanya lewat foto mereka yg sedang terlihat berpesta untuk ultahku, dan oppa donghae khusus membelikan aku kue ulang tahun, terlihat dari fotonya yang sedang memegang kue ulang tahun...*author ngayal* heheheheh
gomawo..oppa. SARANGHAE....*peluk oppa2 suju satu persatu* ahahahah