oleh Zeloww Zelovegi pada 23 Agustus 2011 jam 12:09
Astagaa...pengen teriak, pengen nangis tp maluu, ya bsanya cuma nangis dalam hati. Mudah2an saja saia tidak terserang sirosis hati kalau kayak gini terus. Bulan puasa betul2 kesabarannya diuji. Saya harus rela menunggu berjam2 hanya untuk menerima izin untuk meneliti. Astagaa, saya benar2 ingin teriak lagi. Apa ada yang bisa mengambilkan saya sebuah botol, agar saya bisa teriak didalamnya, agar org2 tak mendgarx. Ahahahah...masih sempatnya ide konyol ini terlintas disaat seperti ini. Hmm...mungkin saya harus menggunakan kata "seandainya". Well seandainya saya mengurusnya lebih cepat. Seandainya saya tidak menunda2 waktu. Seandainya saya bisa lebih rajin. Seandainya saya bisa bangun lebih pagi. Seandainya...seandainya...huffth. Stok kata seadainya sudah hbs, mesti beli dulu kayaknya...heheh. Tapi kacang ijo dah jadi bubur,..*nah loh peribahasax salah, ah tak apalah, biar lbh lucu*ahahahah. Jadi hari ini yang terjadi harus diikhlaskan...so hari ini judlx harus SABARRR...
Jumat, 21 Oktober 2011
yudisium
Hari ini adalah yang cukup penting bagi saya dan teman-teman (saya menang lotre dan bisa keliling dunia…ahhaha*ngarep deh*) bukan deng, hari ini saya dan teman-teman akan yudisium. Saat pengumuman dan IPK dibacakan saya gemetaran, keringat bercucuran,perut mual, hidung kembang kempis dan mata merah…ckkckck dan akhirnya senapan pun ditembakkan ke udara *emang mau perang*. Saya berhasil lulus dengan nilai IPK 3,58. Hmm..memuaskan memang tapi saya rasa saya sedikit tidak puas. Hmm…mungkin karena nilai teman-teman saya jauh lebih diatas saya. Ada sedikit rasa iri dengan teman-teman, tapi wajarkan?? Saya kan Cuma manusia biasa jadi kalau ada sedikit rasa iri pastilah ada. Agak sedikit tidak adil karena saya merasa ada diantara teman-teman yang saya piker saya lebih rajin, tapi karena memang kerajinan tidak menjadi hitungan dalam penentuan IPK jadi ya..mau gimana lagi. saya mungkin kurang beruntung dalam ujian, hehehhe *mewek di pojokan*. Tapi seperti yang selalu saya katakan pada teman, hehehhe*terkadang saya juga menjadi penasehat spiritual..hahha*, bahwa tidak semua yang kita inginkan bisa kita dapatkan, harapan selalu tidak sesuai dengan kenyataan. Jadi terima sajalah. Hwaiting…semoga saya bisa memberikan yang terbaik kelak nanti…^_^
hasil disetiap usaha
Selalu ada hasil disetiap usaha. Tapi terkadang hasil yang kita dapatkan tidak sesuai dengan harapan. Walaupun sekeras apapun yang kita usaha sudah semaksimal mungkin bahkan sangat ekstra tapi ketika hasil telah keluar ternyata sangat mengecewakan. Saya sering menanyakan sebenarnya kenapa bisa seperti itu? Sering menayakan ketidak adilan yang didapat pada diri sendiri. Tapi selalu jawaban yang tak jelas yang didapatkan. Bahkan jawaban kekecewaanpun yang didapatkan. Sebenarnya saya sangat ingin marah dan juga ingin menangis dengan keadaan yang seperti ini. Ingin rasanya teriak dan berontak, tapi kembali lagi kepada siapa saya harus marah. Kepada siapa saya harus menumpahkan kekecewaan saya. Kalau saya ingin berpikir bijak, saya akan berkata pada diri saya bahwa ini semua ujian dan saya harus sabar. Tapi sampai kapan kesabaran itu akan bertahan. Saat ini mungkin hanya bisa menghela kecewa…haaa!! Tapi kadang berpikir juga mungkin kita sudah semaksimal memberikan hasil yang terbaik tapi menurut orang lain belum. Jadi mungkin bahasa bijaknya kita harus bersyukur dengan semua hasil yang telah kita dapatkan walaupun tak sesuai harapan. Kedepannya mungkin harus lebih berusaha memberikan yang terbaik….hwaiting ZELNA YUNI ANDRYANI. A….^_^v
hati kecil sedikit berontak
Hmm…kenapa rasanya ada yang berubah ya?! Tapi entah apa itu, saya juga tidak tahu. Awalnya sish biasa saja menjalaninya. Enjoy-enjoy saja dengan keadaan yang seperti ini. Tapi lama kelamaan jadi jenuh juga. Terasa ada yang kosong. Hidup jadi benar-benar monoton. Tak ada warnayang berbeda. Cuma ada satu warna saja. Kadang juga muncul rasa iri kalau melihat sahabat-sahabat berjalan bersamakekasih mereka. Bercanda, telponan, SMSan ataau bahkan merajuk. Tapi untungnya saya bukan orang yang akan terus merasa tidak nyaman dengaan keadaan yang seperti itu. Saya dengan segera akan mengembalikan suasana hati saya kembali. Tapi ya tetap saja kalau tiba-tiba duduk sendirian, maka akan terpikir lagi. saya biasa berpikir, apakah saya yang terlalu egois pada diri sendiri atau terlalu ingin dibilang kuat dan tangguh, sampai-sampai sepertinya saya tak butuh siapa-siapa. Padahal hati kecil saya biasanya sedikit memberontak. Ingin berteriak dan bilang.. Hei.. kau gadis yang disana, pemilik hati yang sedang bersuara ini. Yang kesepian dan butuh seseorang. Kamu jangan terlalu keras dengan dirimu. Kamu jangan terlalu pelit dengan dirimu. Bukalah sedikit ruang agar orang bisa melihat lebih ke dalam dirimu. Sampai kapan kamu mau seperti ini terus. Hei…gadis yang disana. Cobalah untuk berbagi. Terkadang saya ingin pergi saja. Pergi meninggalakan segala keramaian yang ada dan menikmati duniaku sendiri. Tapi bukan hal yang mudah kalau saya harus berbuat seperti itu, karena saya masih punya banyak tanggung jawab. Tapi ya..mudah-mudahan perasaan yang saya rasakan ini hanya sementara. Berharap saat tiba pagi nanti semua kembali seperti semula. Saya akan tetap menjalani ini semua dengan enjoy dan apa adanya. Biarkan saja ini mengalir, jika memang harus begini.
Langganan:
Komentar (Atom)